Sabtu, 30 Januari 2010

konsumen macam apa ?












kita akan hadapi berbagai calon konsumen dan konsumen.
tiap orang punya pendapat, apresiasi dan rasa yang berBEDA2 walaupun dengan " barang " yang sama, hal itu WAJAR saja.

cari konsumen yang tidak mengutamakan asal murah asal murah.
juga konsumen yang menyadari bahwa produk hasil bumi itu tidak bisa seperti produk pabrikan.
hindari konsumen yang menghabiskan laba kita dengan berhutang terlalu lama, juga konsumen yang menumpuk modal dari kita dengan mengulur pelunasan terlalu lama, tidak sesuai dengan fakta perputaran modal ber-laba lebih besar dalam waktu yang lebih singkat.

coba pikir... mengapa para "konglomerat" tidak memupuk pinjaman dari bank, tetapi dari para penyuplai yang tidak sekaya mereka, yang justru akan mempersulit dan bahkan mematikan usaha kecil & menengah.

Jumat, 22 Januari 2010

Daftar Harga Jawa Tengah

Jumat, 20 November 2009

Daftar Harga Jawa Barat




Jumat, 01 Mei 2009


Jumat, 30 Januari 2009

Kendala Penyuplai

" ayo kita cari penyuplai yang mau kita peras peras, tindas tindas,
pokoknya mereka harus ikut aturan maen kita, apa mau kita "

Beberapa kendala yang sering kami hadapi dalam mensuplai hotel & resto :
1. Klien menyamaratakan harga kualitas beras di pasaran dengan beras yang diolah lagi agar kualitasnya lebih baik, antara lain disaring ulang agar butirannya dominan besar, pembersihan ulang, biasanya dibersihkan dari kerikil kecil dan gabah.
2. Klien tidak peduli / tidak mau tahu hal service dan atau biaya operasional yang kami kerjakan, seperti pengiriman, penggantian kemasan sesuai volume yang diinginkan, waktu pelayanan, bantuan di acara2 klien. Ada juga klien yang tidak mau tahu biaya operasional ketika kami dituntut mengirim order beras dengan volume dibawah minimum order. Atau klien berhutang dengan jatuh tempo yang terlalu lama, janjinya bon 30 hari ternyata bisa mundur hingga 60 hari bahkan lebih.
3. Klien (terutama purchasing) sering menimpakan kesalahan dirinya sendiri kepada kami, suatu contoh, lupa order dan tiba2 order jam 20.00, para pekerja juga sudah pulang, kami tidak bisa mengirim dan akhirnya si purchasing marah. Kelalaian pihak gudang dan purchasing, ditimpakan kepada suplier.

Biasanya kendala macam itu sering kami jumpai dalam sistem management "penjajah",
yang besar semakin menindas, menginjak, memeras yang kecil, sangat mengerikan !

Beda sekali dengan sistem management kemitraan.
Segala hal diputuskan dan dilaksanakan saling menguntungkan dan saling menghormati.

Jadi... para "penguasa" dan "bos" yang suka dengan sistem management "penjajah" ini harus segera dirubah atau dibasmi, karena sangat tidak memiliki hati nurani, sangat kejam dan layak dimusnahkan dari negara yang menuju kemakmuran yang adil dan merata.

Penindasan2 juga sudah sering didengar antara pemilik pasar modern besar dengan para penyuplainya dan hal ini sudah mulai dibahas aturan "maen" oleh DPR.

Senin, 14 Juli 2008

UD.TaniRejo



UD.TaniRejo telah dipercaya oleh restaurant kelas atas dan hotel hingga bintang 5 keluarga spesial yang gemar menggunakan beras organik. UD.TaniRejo berusaha memberikan kualitas dan pelayanan yang membahagiakan pelanggan.

Sumber beras UD.TaniRejo berasal dari daerah selatan Jawa Tengah seperti Banyubiru, Salatiga, Delanggu, Solo, Klaten, Sragen, Pandanwangi. Yang sudah terbukti mampu menghasilkan beras dengan hasil nasi yang lebih baik & enak.

Memberikan bonus promosi di tabloid SQ 1 dan http://www.jalanpasar.blogspot.com/

Ada service layan antar dalam kota, bisa dikirim luar kota atau antar pulau. Dicari agen-agen penjualan beras rojolele super cap BEN (sudah dipatentkan merk), kemasan 25 kg, modal Rp.6.300/kg dan jual Rp.6.800/kg. Kami bantu promosikan di koran, tabloid dan website.

Hubungi : 024-50101344